Siak Raih Penghargaan Nasional atas Komitmen Menjangkau Anak Zero Dose

 


Makasar, Topriaunews.com - Kabupaten Siak menjadi salah satu dari tiga kabupaten di Provinsi Riau yang menerima penghargaan nasional atas komitmen dan peran aktif dalam menyukseskan program Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose (IZD). Penghargaan tersebut diserahkan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7).


Penghargaan diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak, Ny. Siti Sarifah Syamsurizal, dari Ketua TP PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian.


Selain Siak, penghargaan serupa juga diberikan kepada Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Indragiri Hilir. Ketiga daerah tersebut dinilai berhasil menunjukkan komitmen dalam menjangkau anak-anak yang belum pernah memperoleh imunisasi dasar atau dikenal sebagai zero dose.


Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah daerah, pemerintah kampung, kader PKK hingga kader Posyandu yang selama ini aktif melakukan edukasi sekaligus mendatangi rumah-rumah warga untuk memastikan setiap anak mendapatkan layanan imunisasi.


"Penghargaan ini adalah bentuk komitmen nyata dan kerja sama yang saling menyatu oleh semua pihak atas kepedulian bersama mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045," kata Siti, Senin (13/7/2026).


Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang dibangun sepanjang pelaksanaan program Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose. Para tenaga kesehatan memastikan ketersediaan vaksin dan pelayanan medis, sementara aparatur kecamatan, desa, dan kampung memberikan dukungan di lapangan. Di sisi lain, kader PKK dan Posyandu menjadi ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya imunisasi dasar bagi anak.


Program Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose merupakan bagian dari upaya pemerintah bersama Kementerian Kesehatan untuk menemukan dan memberikan imunisasi kepada anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi dasar lengkap. Kelompok anak ini berisiko lebih tinggi terpapar penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, seperti campak, polio, dan difteri.


"Penghargaan yang diterima hari ini adalah awal dari kerja nyata, kerja keras, dan kerja cerdas. Ke depan, tantangannya justru akan semakin kuat. Jangan sampai penghargaan ini membuat kita lengah, sehingga angka zero dose yang sudah kita tekan dengan susah payah justru kembali muncul dan membuat kita harus merangkak lagi dari awal," ujarnya.


Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader PKK, Posyandu, serta masyarakat terus diperkuat agar tidak ada lagi anak yang terlewat dari layanan imunisasi dasar. Menurutnya, keberhasilan melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi merupakan investasi penting dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat menuju Indonesia Emas 2045.


(Eq/MC Siak)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama