Siak , Topriaunews.com - Gelombang keluhan peserta seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih viral di media sosial.Sejumlah peserta menyoroti dugaan masalah teknis dalam sistem ujian berbasis online yang dinilai berpotensi memengaruhi hasil seleksi.Minggu (17/5/2026).
Salah satu peserta bernama Ripal mengaku mengalami kejanggalan saat mengikuti tes kompetensi yang meliputi Tes Kognitif dan Tes Manajerial."Jangan berharap banyak, tapi gak tau kenapa websitenya itu aneh banget,”
“Terus kita udah jawab, misalnya nih jawaban yang kita rasa benar, terus nanti misalnya jawabannya udah disimpen, tiba-tiba pas kita balik, kursornya akan langsung ngeganti begitu,”
“Jawabannya akan diganti sama apa yang kita udah pilih. Jadi jangan berharap banyak."katanya.
Menurutnya, perubahan jawaban tersebut terjadi tanpa dilakukan oleh peserta sendiri.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait validitas hasil ujian.
Abdul Wardani salah satu peserta seleksi menuturkan, "kami kira ini sudah menjadi rahasia umum bagi peserta seleksi,kami melaksanakan tes diberikan waktu yg sangat singkat dengan soal yang banyak. Kemudian kami merasa sistem ujian CAT belum begitu maksimal karena banyak terjadi error saat kami memilih jawaban dan itu terjadi berulang-ulang sampai waktu habis" Pungkas Abdul Wardani.
Surat terbuka untuk Presiden Prabowo juga mencuat di media sosial.
Kepada Yth.
Bapak Presiden Republik Indonesia
Prabowo Subianto
Di Tempat
Dengan hormat,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini merupakan peserta seleksi program PHTC SPPI KDMP dan KNMP, dengan ini menyampaikan keluhan serta permohonan perhatian atas berbagai permasalahan yang terjadi selama proses pelaksanaan seleksi, khususnya pada tahap Computer Assisted Test (CAT).
Dalam pelaksanaannya, kami menemukan kendala teknis yang sangat merugikan peserta. Salah satu permasalahan utama yang terjadi adalah perubahan jawaban secara tiba-tiba setelah peserta menekan tombol "simpan dan lanjutkan". Jawaban yang telah dipilih sebelumnya berubah tanpa intervensi peserta, sehingga berdampak langsung terhadap hasil yang diperoleh dan tidak lagi mencerminkan kemampuan sebenarnya.
Permasalahan ini menunjukkan adanya ketidaksiapan sistem dari pihak penyelenggara. Mengingat seleksi ini memiliki dampak besar terhadap masa depan peserta, maka seharusnya sistem yang digunakan telah melalui uji kelayakan yang matang, sehingga menjamin keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.
Sehubungan dengan hal tersebut, kami memohon kepada Bapak Presiden untuk:
1. Memberikan perhatian serius terhadap permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan seleksi ini.
2. Menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan mekanisme seleksi.
3. Menindak tegas pihak penyelenggara apabila terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya.
4. Memberikan solusi yang adil bagi peserta yang dirugikan, seperti pelaksanaan ulang tes atau bentuk kebijakan lain yang berpihak pada keadilan.
Kami berharap pemerintah dapat hadir dan memberikan kejelasan serta perlindungan bagi seluruh peserta seleksi agar prinsip keadilan tetap terjaga. Demikian surat terbuka ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Peserta Seleksi PHTC SPPI KDMP dan KNMP
(AWD)

Posting Komentar