Pemberdayaan Kader dan Prenatal Yoga Tingkatkan Kesehatan Jantung Ibu Hamil di Tenayan Raya

 



PEKANBARU, Topriaunews.com – Tim dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Riau melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, Rabu 29 Juli 2026 Pekanbaru, sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan bayi. Kegiatan ini mengusung tema Pemberdayaan Kader dalam 

Mengoptimalkan Kesehatan Jantung Ibu Hamil melalui Partisipasi dalam Kelas Ibu Hamil yang melibatkan ibu hamil dan kader kesehatan sebagai mitra utama.


Program pengabdian bertujuan meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui pemberdayaan kader kesehatan agar mampu mendampingi ibu hamil dalam menjaga kesehatan jantung, mengelola kesehatan emosional, serta mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan risiko tinggi. Kegiatan dilaksanakan selama periode April – Juli 2026 di Puskesmas Tenayan Raya.


Ketua Tim Pengabdian, Yeni Aryani, M.Keb, menjelaskan bahwa kesehatan jantung ibu hamil tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tetapi juga oleh kesehatan emosional selama masa kehamilan.

"Kehamilan yang sehat memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kader kesehatan. Melalui pemberdayaan kader dan kelas ibu hamil, kami berharap pengetahuan serta keterampilan ibu hamil dalam menjaga kesehatan jantung semakin meningkat. Upaya ini diharapkan mampu membantu menstabilkan tekanan darah, mengurangi kecemasan, serta menurunkan risiko komplikasi selama kehamilan," ujar Yeni Aryani.


Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung selama kehamilan, pengenalan faktor-faktor risiko yang dapat memengaruhi kondisi ibu, serta cara menjaga kesehatan fisik dan emosional. Selain penyuluhan, tim pengabdi juga memberikan pelatihan prenatal yoga yang dipandu oleh instruktur bersertifikat sehingga aman dan sesuai dengan kondisi ibu hamil.


Anggota tim pengabdian, Fatiyani Alyensi, M.Kes, menambahkan bahwa kader kesehatan memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan di masyarakat.


"Kader merupakan pendamping terdekat bagi ibu hamil. Dengan peningkatan kapasitas kader, edukasi kesehatan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga ibu hamil memperoleh pendampingan yang lebih optimal selama masa kehamilan," jelasnya.

Sementara itu, anggota tim lainnya, Ari Susanti, M.Keb, menyampaikan bahwa prenatal yoga menjadi salah satu bentuk aktivitas fisik yang aman apabila dilakukan sesuai indikasi dan dipandu oleh tenaga yang kompeten.


"Prenatal yoga tidak hanya membantu meningkatkan kebugaran ibu hamil, tetapi juga memberikan efek relaksasi yang dapat membantu mengurangi kecemasan, memperbaiki sirkulasi darah, dan mendukung kestabilan tekanan darah selama kehamilan," ungkap Ari Susanti.


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan ibu hamil dan kader kesehatan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung selama kehamilan, mampu mengenali faktor risiko sejak dini, serta menerapkan prenatal yoga secara aman sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu dan janin. Keberlanjutan program ini juga diharapkan dapat memperkuat peran kader dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu di tingkat masyarakat.


Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Poltekkes Kemenkes Riau Tahun Anggaran 2026 sebagai wujud komitmen institusi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat./yt

Post a Comment

أحدث أقدم