PEKANBARU, Topriaunews.com – Volume lalu lintas pada H+4 Idul Fitri 1447 H, tepatnya pada 24 hingga 25 Maret 2026 sampai pukul 09.00 WIB, terpantau mengalami peningkatan, khususnya kendaraan yang masuk ke Provinsi Riau dari luar daerah.
Kendaraan yang didominasi oleh angkutan bus, kendaraan pribadi (R4), serta kendaraan roda dua (R2) mengalami peningkatan di sejumlah jalur utama, meliputi Jalan Lintas Timur, Lintas Tengah (Kuansing–Sumbar), Lintas Barat (Kampar–Sumbar), serta Lintas Utara (Riau–Sumut).
Secara keseluruhan, arus balik di empat jalur lintas Provinsi Riau terpantau ramai dan mengalami peningkatan volume kendaraan, namun kondisi lalu lintas tetap lancar serta tidak ditemukan adanya kepadatan.
Peningkatan juga tercatat pada kendaraan yang memasuki dua gerbang tol utama di Provinsi Riau, yakni Gerbang Tol Batin Salopan dan Gerbang Tol XIII Koto Kampar. Secara keseluruhan, volume kendaraan di empat titik pintu masuk Provinsi Riau pada H+4 mengalami kenaikan sebesar 3,7 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Tren arus lalu lintas pada H+4 ini didominasi oleh kendaraan yang masuk ke Provinsi Riau (arus balik). Tercatat jumlah kendaraan yang masuk mencapai 169.307 unit untuk kendaraan roda empat (R4) dan 7.828 unit untuk kendaraan roda dua (R2).
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengendalian arus lalu lintas di seluruh jalur strategis guna memastikan kelancaran arus balik.
“Pada H+4 ini terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk ke Provinsi Riau, namun secara umum arus lalu lintas masih terpantau lancar dan terkendali. Kami telah menempatkan personel di seluruh titik rawan serta melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kepadatan,” ujarnya.
Petugas gabungan dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, khususnya Tim Pengurai Kemacetan (Tim Raicet), terus melaksanakan patroli secara mobile guna mengantisipasi potensi kemacetan di titik-titik rawan. Selain itu, personel Satlantas Polres jajaran juga secara rutin melaksanakan patroli bersinggungan di seluruh jalur lintas guna mencegah terjadinya gangguan lalu lintas maupun hal-hal yang tidak diinginkan.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik.
“Selalu pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, jaga stamina saat berkendara, dan patuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan situasi arus mudik dan arus balik yang aman, tertib, dan lancar, sehingga terwujud “Mudik Aman, Keluarga Nyaman dan Bahagia.”
Berdasarkan data yang dihimpun dari Satlantas Polres jajaran di pintu masuk Provinsi Riau, diperoleh rincian sebagai berikut:
Polres Kampar
R4: 151.871 kendaraan
R2: 3.700 kendaraan
Polres Kuantan Singingi (Kuansing)
R4: 1.097 kendaraan
R2: 878 kendaraan
Polres Indragiri Hilir (Inhil)
R4: 700 kendaraan
R2: 500 kendaraan
Polres Rokan Hilir (Rohil)
R4: 156.398 kendaraan
R2: 2.750 kendaraan
Data tersebut merupakan hasil pemantauan petugas di lapangan yang terus melakukan pengawasan dan pengendalian arus lalu lintas selama masa arus balik Lebaran. (***)

Posting Komentar