Pekanbaru, Topriaunews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai gelar latihan rebana dan kompang bagi Warga Binaannya, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan rehabilitasi untuk para Warga Binaan.
Latihan rebana dan kompang kali ini diikuti Warga Binaan. Mereka terlihat antusias mengikuti latihan yang dipandu dan bekerjasama dengan Majelis Sunan Ad-Dakwah yang melakukan pembinaan kepribadian agama Islam.
Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Reinhards Indra Pitoy mengatakan latihan rebana dan kompang ini bertujuan mengasah kemampuan para Warga Binaan dalam bermain rebana dan kompang. Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan mereka agar nantinya bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
"Latihan rebana dan kompang ini kami laksanakan setiap pekan. Kami berharap kegiatan ini membantu para Warga Binaan untuk mengembangkan potensi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik," harap Kalapas.
Sementara itu, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimkemas, Riko Saputra menambahkan latihan rebana dan kompang juga bertujuan untuk
- Peningkatan Keterampilan dan Produktivitas :
WBP dapat mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang positif dan produktif.
- Pengembangan Karakter dan Disiplin :
Bermain musik dalam grup membutuhkan kerja sama, kekompakan, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap peran masing-masing. Ini membantu membentuk karakter dan soft skill mereka.
- Sarana Hiburan dan Pengurangan Stres :
Musik adalah media yang efektif untuk menghilangkan kejenuhan, mengurangi stres, dan memperbaiki suasana hati di lingkungan lapas yang sering kali monoton dan penuh tekanan.
- Pemulihan Sosial dan Reintegrasi :
Kegiatan berkelompok seperti ini mendorong interaksi sosial yang sehat, membangun rasa kebersamaan, dan membantu narapidana mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi ke masyarakat.
- Pelestarian Budaya Lokal :
Kompang merupakan alat musik tradi

Posting Komentar