Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, Menghadiri Penutupan Pekan Rasa Asia dan Nusantara di Pekanbaru Xchange.

 


Pekanbaru, Topriaunews.com - Pekan Rasa Asia dan Nusantara “Asli Rasanya Tiada Duanya” yang digelar di Pekanbaru Xchange resmi ditutup pada Minggu (4/1/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga 22.00 WIB tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan berjalan aman serta tertib hingga akhir acara.


Penutupan kegiatan dihadiri langsung oleh Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, bersama panitia pelaksana, satgas, serta para peserta bazar dan perlombaan. Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan hadiah dan suvenir kepada para pemenang lomba kuliner, fashion, aksesori, serta sejumlah kategori lainnya yang digelar selama acara berlangsung.



Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim pelaksana di lapangan. Ia menilai kegiatan ini berhasil menjadi ruang promosi UMKM sekaligus ajang seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.


Ketua SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim pelaksana di lapangan. Ia menilai kegiatan ini berhasil menjadi ruang promosi UMKM sekaligus ajang seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.


“Alhamdulillah, kegiatan bazar UMKM, pentas seni budaya, pariwisata, dan olahraga SPSI Provinsi Riau Tahun 2025 telah selesai dengan baik dan sukses. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat,” ujar Nursal Tanjung.


Dalam kesempatan yang sama, SPSI Provinsi Riau juga menindaklanjuti undangan ke ajang Melayu Day 2026 yang akan digelar di Yala, Thailand, pada 18–22 Februari 2026. Meski undangan dari panitia penyelenggara diterima dalam waktu terbatas, SPSI memutuskan untuk tetap berpartisipasi membawa UMKM dan talenta terbaik dari Riau.


SPSI Provinsi Riau memberikan mandat kepada Ketua Bidang EO, Kewirausahaan, Koperasi, dan UMKM SPSI Provinsi Riau, Mimi, agar mempersiapkan keikutsertaan UMKM SPSI serta mengikutsertakan para pemenang lomba fashion show dan lomba nyanyi dari Bazar UMKM SPSI Provinsi Riau Tahun 2025 untuk tampil di ajang internasional tersebut.


Keikutsertaan dalam Melayu Day 2026 bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan budaya Melayu, pariwisata Riau, serta mendorong prestasi generasi muda Riau di tingkat internasional. SPSI berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar rencana keberangkatan ini dapat terealisasi dengan baik.


Ini bukan hanya tentang event, tetapi tentang mengangkat harkat dan martabat buruh, UMKM, serta budaya Riau. SPSI akan terus berkomitmen menggelar kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan buruh, khususnya di Provinsi Riau,” tutup Nursal Tanjung.


Catatan Redaksi:


Melayu Day merujuk pada festival budaya tahunan yang diadakan di Kota Yala, Thailand Selatan, untuk merayakan dan mempererat hubungan budaya Melayu antara Indonesia, Malaysia, dan komunitas Melayu Thailand Selatan, menampilkan seni, UMKM, serta promosi pendidikan dan perdagangan, menunjukkan kedekatan budaya yang kuat di wilayah tersebut. 


Festival Melayu Day, merupakan Acara Tahunan yang digagas oleh Pemerintah Kota Yala, Thailand Selatan, untuk mempromosikan kebersamaan budaya Melayu, acara ini menampilkan seni, musik, tarian, kuliner, dan kerajinan dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand Selatan


Dalam acara ini, Indonesia sering berpartisipasi dengan menampilkan UMKM, promosi pendidikan (seperti Universitas Nasional), dan mempromosikan pariwisata serta dagang. 


Tujuan dari acara ini adalah memperkuat ikatan budaya, historis, dan diplomatik antara Indonesia, Malaysia, dan komunitas Melayu di Thailand Selatan dan Penguatan Diplomasi, membuka peluang kerja sama di berbagai bidang antara ketiga negara.

Post a Comment

أحدث أقدم