PEKANBARU, Topriaunews.com - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) terhadap 12 personel Polda Riau di Lapangan Apel Mapolda Riau, Kamis (29/1/2026).
Upacara tersebut digelar sebagai bentuk komitmen Polda Riau dalam menjaga marwah, integritas, dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau.
Sebanyak 12 personel diberhentikan setelah terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat hingga tindak pidana umum. Dari jumlah tersebut, enam personel dipecat karena melakukan desersi, sementara enam lainnya terbukti menyalahgunakan jabatan.
Dalam amanatnya, Kapolda Riau menegaskan bahwa keputusan PDTH merupakan langkah tegas dan terakhir demi menjaga kehormatan institusi.
“Upacara ini patut kita sesali. Namun ini adalah bentuk akuntabilitas kita kepada publik. Polri harus tegas, tidak hanya hadir dalam pemberian penghargaan, tetapi juga berani mengambil keputusan berat terhadap anggota yang melanggar,” tegas Irjen Pol Herry Heryawan.
Ia menekankan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, terlebih yang mencederai nilai-nilai Catur Prasetya dan Tribrata.
“Jangan pernah mencoba narkotika, tidak ada ampun. Ini saya tegaskan. Jangan sampai upacara seperti ini kembali terjadi,” ujarnya dengan nada tegas.
Kapolda juga menyoroti pentingnya pengawasan internal serta komunikasi yang lebih intensif di lingkungan kerja.
Menurutnya, pimpinan di semua level harus memiliki pemetaan personel secara objektif untuk mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini.
“Organisasi harus punya potret personel, mana yang baik dan mana yang berpotensi melanggar. Pengawasan harus diperkuat. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Selain itu, Kapolda Riau mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi kinerja kepolisian.
Ia menyampaikan bahwa Polda Riau telah menyediakan berbagai saluran pengaduan melalui Propam, termasuk layanan QR Code pengaduan bagi masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran anggota.
“Silakan laporkan jika ada penyimpangan. Ini bentuk keterbukaan dan komitmen kami. Tapi jangan lupa, banyak juga kebaikan yang dilakukan anggota di lapangan,” tutupnya.
Upacara PDTH ini menjadi peringatan keras bagi seluruh personel Polda Riau agar senantiasa menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

إرسال تعليق