Rakernis Dit Polairud 2024, Sinergi Stakeholder untuk Pemeliharaan Kamtibmas




Pekanbaru - Kamis (29/02/2024) Polda Riau Gelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dit Polairud bersama stakeholder terkait dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas pada tahun 2024. Acara ini berlangsung di Ballroom Pangeran Bertuah, Hotel Pangeran, Pekanbaru, dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.


Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, termasuk Dir Polairud Polda Riau, Kombes Pol. Wahyu Prihadmaka, serta wadir Polairud AKBP Andi Yul. Turut serta pula Kepala Seksi Keteknologian yang mewakili Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Provinsi Riau, Kepala Badan Perwakilan Pekerja Imigran Indonesia (BP2MI), Kepala Basarnas Kelas A Provinsi Riau, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala ESDM Provinsi Riau, serta Perwira Dit Polairud Polda Riau.


Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, tarian persembahan, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan pembacaan doa. Dalam sambutan pembukaannya, Dir Polairud Polda Riau, Kombes Pol. Wahyu Prihadmaka, menyampaikan serangkaian pesan penting.


Diantaranya menghimbau agar personel Polairud dan stakeholder lebih fokus terhadap perbatasan Indonesia-Malaysia guna mengatasi kasus penyeludupan yang semakin meningkat.


"Meminta untuk memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri sebaiknya pergi melalui jalur legal agar pekerja dapat dilindungi di negeri orang," tambahnya.


Dir Polairud juga menyoroti bahwa Malaysia dan Arab Saudi menjadi dua destinasi utama bagi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI).


Selain itu, beliau juga menyinggung dampak negatif dari kenaikan cukai rokok yang memicu meningkatnya penyelundupan rokok ilegal tanpa bea cukai.


“mengingatkan bahwa kenaikan cukai rokok berpotensi meningkatkan praktik penyelundupan. Oleh karena itu, sinergi antara Dit Polairud dan seluruh stakeholder sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan dan udara” pungkasnya


Acara kemudian dilanjutkan dengan Forum diskusi dari narasumber dan dilanjutkan dengan tanya jawab seputaran Potensi ganguan keamanan dan penanggulangan di perairan Provinsi Riau khususnya


Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat! antara Dit Polairud dan para stakeholder, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat, serta dapat meminimalisir berbagai bentuk kejahatan terkait perbatasan dan wilayah udara.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama