Optimalkan Reintegrasi Sosial: Ratusan Warga Binaan Lapas Bengkalis Terima Program PB dan CB

 


BENGKALIS, Topriaunews.com – Upaya pemulihan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus digalakkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis melalui program reintegrasi sosial. Langkah ini menjadi pilar utama pembinaan, agar warga binaan dapat kembali diterima dengan baik oleh masyarakat sebelum masa pidana berakhir.Rabu,8/07/2026.

 

Data rekapitulasi tiga bulan terakhir – April, Mei, dan Juni – menunjukkan tren pemberian hak Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB) yang konsisten dan stabil. Program ini diberikan khusus bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat substansial maupun administratif, di antaranya berkelakuan baik serta telah menjalani masa hukuman sesuai ketentuan peraturan perundang‑undangan.

 

Pada bulan April, sebanyak 38 orang warga binaan resmi memulai lembaran baru di luar lingkungan lapas lewat program ini. Angka tersebut tetap stabil pada Mei, kembali mencapai 38 orang penerima hak PB dan CB. Sementara pada Juni, program reintegrasi diserahkan kepada 37 orang. Secara keseluruhan, dalam tiga bulan tercatat total 113 orang, terdiri dari 92 penerima Pembebasan Bersyarat dan 21 penerima Cuti Bersyarat.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pengurangan masa hukuman, melainkan bagian inti dari pembinaan yang terarah. “Selama menjalani PB maupun CB, mereka tidak langsung bebas murni, melainkan tetap berada di bawah bimbingan serta pengawasan ketat Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan petugas kejaksaan setempat,” tegasnya.

 

Ia juga menambahkan adanya aturan tegas demi menjaga kualitas pelaksanaan program: “Warga binaan yang mendapatkan fasilitas ini wajib melapor secara berkala dan mematuhi aturan hukum yang berlaku. Apabila ditemukan pelanggaran atau kembali melakukan tindak pidana, hak PB maupun CB dapat dicabut seketika.”

 

Konsistensi capaian ini menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan yang menanamkan keterampilan dan kemandirian kepribadian selama masa pembinaan. Diharapkan, warga binaan yang telah dibekali bekal tersebut dapat memberikan kontribusi positif dan produktif di lingkungan masyarakat baru, sekaligus menekan angka pengulangan tindak pidana atau residivisme.

 

#Humaslapasbengkalis.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama