PEKANBARU,Topriaunews.com – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Kamis (16/7/2026), Kepala BNNK Pekanbaru Kombes Pol Dr. Wawan, S.H., M.H. memberikan sosialisasi tentang bahaya ancaman narkoba sekaligus memimpin Deklarasi Anti Narkoba di Aula SMP Negeri 13 Pekanbaru.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti sebanyak 1.302 siswa-siswi, didampingi 45 guru mata pelajaran, personel BNNK Pekanbaru, serta mahasiswa magang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMPN 13 Pekanbaru Zurdianto, M.Pd., Kasubbag Umum BNNK Pekanbaru Juliandri Eka Prawira, S.H., M.H., beserta jajaran lainnya.
Dalam pemaparannya, Kombes Pol Dr. Wawan menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan BNN dalam mencegah serta menangani permasalahan narkoba di kalangan pelajar.
“Generasi muda harus memahami bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan, keluarga, dan bangsa. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan sekolah,” ujar Wawan di hadapan peserta.
Materi sosialisasi yang disampaikan cukup komprehensif, mulai dari definisi dan penggolongan narkoba, perkembangan isu narkoba global, hingga pola peredaran gelap dan modus operandi terbaru. Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah maraknya penyalahgunaan Etomidate yang dicampurkan ke dalam cairan rokok elektrik atau vape.
Kepala BNNK Pekanbaru menjelaskan bahwa penggunaan liquid vape yang mengandung narkotika memiliki dampak serius terhadap kesehatan dan dapat menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai ancaman narkoba di Indonesia, faktor penyebab penyalahgunaan, dampak terhadap saraf dan kesehatan, perspektif hukum, medis, dan agama, hingga pentingnya rehabilitasi bagi pecandu narkoba.
Pada akhir kegiatan, seluruh siswa mengikuti Deklarasi Anti Narkoba sebagai bentuk komitmen bersama untuk menolak penyalahgunaan narkotika dan mendukung terwujudnya Pekanbaru Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 08.30 WIB itu mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan menunjukkan tingginya kepedulian pelajar terhadap bahaya narkoba.
BNNK Pekanbaru menegaskan akan terus memperluas edukasi dan sosialisasi ke berbagai sekolah sebagai bagian dari strategi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Pekanbaru.
“Peran pelajar sangat penting. Kami berharap seluruh siswa menjadi agen perubahan dan berani menolak serta melaporkan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya,” tutup Wawan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara SMPN 13 Pekanbaru dan BNNK Pekanbaru dalam memperkuat edukasi bahaya narkoba serta membangun kesadaran kolektif menuju Indonesia Bersinar.

إرسال تعليق